5 Tempat Wisata Yogyakarta Paling Hits yang Wajib Dikunjungi

5 Tempat Wisata Yogyakarta Paling Hits yang Wajib Dikunjungi

foto up down world yogyakarta

Bloganda – Jangan ngaku hits kalau belum pernah plesiran ke 5 destinasi wisata Yogyakarta paling hits berikut ini. Ya, Yogyakarta bukan hanya populer dengan budayanya saja yang kental, tetapi kota gudeg ini juga menawarkan spot wisata menarik untuk disuguhkan bagi para traveler yang bertandang ke Yogyakarta.

Mulai dari keindahan panorama alam yang ciamik, wahana permainan yang menyenangkan, keeksotisan air terjun hingga kelezatan kulinernya pun tak boleh dilewatkan sama sekali. Bahkan guna memudahkan aktivitas traveler bertandang ke tempat-tempat wisata hits tersebut, Yogyakarta juga telah dilengkapi dengan fasilitas serta akomodasi yang lengkap dan memadai.

Nah bagi Anda yang hendak berlibur ke Yogyakarta, tetapi bingung mencari tempat wisata mana yang cocok untuk dikunjungi, barangkali artikel ini dapat membantu Anda untuk mencari referensi. Pasalnya pada kesempatan kali ini kami akan merekomendasikan objek wisata Yogyakarta hits yang wajib untuk Anda kunjungi bersama orang-orang terkasih. Penasaran destinasi wisata mana saja?

5 Objek Wisata Yogyakarta Paling Hits yang Wajib Dikunjungi

  1. Upside Down World Yogya

Sesuai dengan namanya destinasi wisata ini menyajikan sensasi ruangan berkonsep rumah lengkap dengan segala perabotan aslinya yang didesain serba terbalik layaknya diluar angkasa. Setidaknya ada 8 spot keren yang dapat Anda jadikan objek berswa foto yang instagramable sekali. Untuk menikmati wahana ini Anda cukup bertandang ke Jl. Ring Road Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY serta membayar Rp. 40.000 – Rp. 80.000 saja setiap orangnya.

  1. Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark

Wisata air terbesar di Indonesia yang terletak di Kawasan Terpadu Maguwo City, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta ini mengusung konsep bajak laut dengan paduan unsur pulau Jawa dan Eropa yang mana dilengkapi dengan 12 wahana serta 7 restoran di dalamnya.

Selain memiliki fasilitas yang mendukung aktivitas pengunjung, spot wisata ini juga memiliki program penerapan dan pemahaman edukasi bencana tsunami maupun gempa bumi kepada para pengunjung. Meskipun retribusi wisata ini mahal, tetapi sesuai dengan keseruan yang akan didapatkan.

  1. Green Village Gedangsari

Objek wisata ini masuk kedalam rekomendasi tempat wisata Yogyakarta paling hitas yang wajib dikunjungi selanjutnya ketika plesiran di kota wisata dan budaya ini. Wahana ini menyajikan indahnya panorama alam dari atas ketinggian dengan hamparan perbukitan yang hijau dan deretan gunung yang masih aktif.

Spot wisata yang tak dipungut biaya ini cocok sekali dikunjungi, terlebih bagi Anda pecinta fotografi. Bagi Anda para traveler yang berminat untuk menjadikan spot wisata hits ini tujuan berlibur silahkan berkunjung ke dataran tinggi Dusun Guyangan Lor, Mertelu, perbatasan antara DIY dan Kabupaten Klaten.

  1. Telaga Biru

Sebenarnya destinasi wisata ini adalah bekas tambang batu putih yang mana akibat galiannya yang dilakukan terus menerus membentuk sebuah cekungan yang lebar. Nah dalam kurun waktu lama cekungan tersebut akhirnya terisi oleh air hujan dan air dari dalam tanah.

Karena tak ada aktivitas manusia dalam jangka waktu yang lama akhirnya cekungan berisi air tersebut ditumbuhi oleh ganggang dan lumut yang mana membuat airnya menjadi berwarna hijau kebiru-biruan. Spot wisata gratis ini terletak di Dusun Ngemplak, Desa Candirejo, Gunung Kidul, Yogyakarta.

  1. Kalibiru

Tempat wisata yang berada di Desa Hargowilis, Kokap, Kulonprogo ini merupakan wahana yang sangat fotogenik sekali berkat adanya hutan pohon pinus dengan pemandangn Waduk Sermo berbingkai perbukitan Monoreh.

Berkat keindahan serta keeksotisan panoramanya, destinasi wisata ini kerap kali menjadi spot andalan untuk melakukan sesi pemotretan prewedding para pasangan muda. Hanya dengan membayar Rp. 3.000 saja Anda sudah dapat merasakan indahnya panorama alam yang menakjubkan ini dengan puas.

Itulah rekomendasi 5 tempat wisata di Yogyakarta paling hits yang wajib untuk dikunjungi bersama sanak saudara saat hari libur tiba. Bagaimana keren-keren sekali bukan? Nah bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi spot wisata ini jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada orang-orang terkasih. Selamat liburan dan jangan lupa share ya agar lebih bermanfaat bagi sesama.

Keindahan GUNUNG LAWU Yang Sangat Langka

Keindahan GUNUNG LAWU Yang Sangat Langka

foto Wisata GUNUNG LAWU

Pulau Jawa dikenal sebagai provinsi yang dihimpit oleh gunung aktif dan gunung tidak aktif. Misalnya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Slamet, Gunung Agung, Gunung Lawu, dan banyak lainnya. Namun di antara berbagai gunung yang telah disebutkan, ada satu nama gunung yang sangat terkenal dan banyak digunakan sebagai salah satu tujuan wisata pendaki dan pendaki. Gunung ini disebut Gunung Lawu.

Mungkin bagi sebagian pembaca terutama mereka yang sangat menyukai kegiatan traveling dan climbing sudah akrab dengan nama gunung yang satu ini. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang hal-hal yang menarik dari Gunung Lawu dan juga akan membahas berbagai macam misteri yang terkandung di dalamnya.

Gunung Lawu memang salah satu gunung paling terkenal, terutama di kalangan pecinta pelancong dan pecinta olahraga mendaki gunung. Gunung ini adalah salah satu jenis gunung yang tidak lagi aktif. Gunung Lawu meletus terakhir pada tahun 85, tepatnya pada 28 Oktober 1985 yang mana hasil dari letusan menyebabkan hujan abu di daerah wilayah provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun akibat sisa dari hasil erupsi, membuat kawasan ini sangat subur dan menciptakan berbagai macam objek tujuan wisata alam yang sangat menarik.

Letak Gunung Lawu

Gunung Lawu terletak di provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, sekitar 1 jam dari arah kota Solo (Surakarta). Gunung Lawu sendiri berada pada perbatasan tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah), Kabupaten Ngawi (Jawa Timur), dan Kabupaten Magetan (Jawa Timur).

Meskipun statusnya tidak aktif, puncak gunung ini masih memiliki kawah kecil yang masih mengeluarkan uap air (Funnarol) dan belerang (Solfatara). Susunan Gunung Lawu memiliki tiga bagian puncak, yaitu Puncak Hargo Dalem, Puncak Hargo Dumiling, dan puncak tertinggi gunung ini disebut Puncak Hargo Dumilah. Selain itu, kawasan Gunung juga memiliki beberapa hutan terkenal, yaitu Hutan Bukit Dipterokrap, Hutan Decteropkap Atas, Hutan Montane, dan Hutan Ericacaous.

Jalur pendakian Gunung Lawu

Jika Anda ingin mendaki ke Gunung Lawu berikut ini adalah jalur pendakian Gunung Lawu, yaitu:

  1. Pendakian pertama yang harus Anda mulai dari Cemoro Sewu. Di tempat ini Anda akan melewati dua mata air yaitu Panguripan dan Sendang Drajad yang berada di pos 1. Jalan yang harus Anda lewati lebih baik daripada melewati Cemoro Kandang
  2. Pos 2 Anda akan melewati batu besar yang disebut watu iris dan Anda akan melewati bangunan masjid yang ternyata menjadi makam.
  3. Dalam pos 3 menuju pos 4 ada jalan dengan batu alam tetapi lintasannya menantang
  4. Dalam menuju 4 menuju 5 Anda akan melewati jalan yang bagus dan bisa berlindung di sini
  5. Beberapa kilometer kemudian Anda bisa tiba di puncak Gunung Lawu

Puncak Gunung Lawu

Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Hargo Dumiling Peak Hargo Dalem, dan Hargo Dumilah. Puncak Hargo dumillah adalah puncak tertinggi dengan ketinggian sekitar 3. 265 mdpl.

Hal menarik dari Gunung Lawu

Area sekitar dari Gunung Lawu sendiri adalah jenis area pegunungan yang mempunyai banyak jenis keunikan dan eksotisme jika dikomparasikan dengan jenis gunung yang ada di Jawa. Disamping itu, Gunung ini juga memiliki berbagai fakta menarik yang sangat wajib Anda ketahui, yaitu:

  1. Gunung Lawu terletak di daerah perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. Di lereng gunung ada jalan penghubung antara dua provinsi, yaitu Kabupaten Plaosan (Kabupaten Magetan Jawa Timur) dan Kabupaten Karanganyar (Provinsi Jawa Tengah) Meskipun terletak di lereng gunung , jalan ini ramai. Orang-orang menyebutnya Jalan Tembus. Selain itu, di sekitar jalan dikelilingi oleh tebing-tebing eksotis dan ada juga berbagai macam tujuan wisata yang menarik
  2. Di daerah Lawu ada berbagai macam tujuan wisata alam yang sangat menarik, misalnya Cemoro Sewu, Tawangmangu, Sarangan Telogo, Kompleks Candi yang diwarisi dari Kerajaan Majapahit (Candi Sukuh dan Candi Cetho), perkebunan teh yang sangat luas, taman Balekambang, Bukit terpencil, kompleks pemakaman (Astana Giriloyu dan Astana Mangadheg) di mana di antara kompleks pemakaman terdapat kompleks pemakaman presiden nomor dua di Indonesia Suharto bernama Astana Giribangun
  3. Gunung Lawu menjadi salah satu gunung kuno tertua di Pulau Jawa dan gunung ini bernama Tujuh Puncak Jawa (tujuh puncak di Jawa) yang pada zaman dahulu bernama Wukir Mahendra.
  4. Di dalam Gunung Lawu masih ditemukan berbagai jenis spesies hewan berukuran jumbo dan juga masih dapat ditemukan berbagai jenis tanaman langka. Selain itu, di kawasan gunung ini juga tercatat jejak-jejak manusia yang bersembunyi di zaman kuno dengan banyak ditemukan berbagai jenis fosil manusia purba di zaman kuno.
  5. Lawu dikenal sebagai tempat yang sangat eksotis untuk menikmati matahari terbenam merah
  6. Di atas puncak pendakian Gunung Lawu ada mata air bernama Sendang Drajad yang jika dicuci terlebih dahulu akan memudahkan jodoh dan makanannya
  7. Gunung Lawu adalah salah satu tempat pendakian favorit bagi pendaki. Selain itu, gunung ini memiliki jalur pendakian resmi, yaitu Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu
  8. Ketika Anda mendaki gunung ini, Anda akan dapat menemukan warung tertinggi di pulau Jawa, yang merupakan Mbok Yem warung, yang terletak di pos V di jalur pendakian Gunung Lawu.
  9. Gunung Lawu memiliki jalur pendakian yang sangat sulit sehingga tidak cocok untuk pemula
  10. Fakta menarik lainnya dari Gunung Lawu adalah di mana gunung itu menyimpan banyak mitos dan misteri

Misteri Gunung Lawu

Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa Gunung Lawu menyimpan berbagai jenis mitos dan misteri. Banyak orang beranggapan bahwa Gunung Lawu adalah salah satu pintu menuju dunia magis (gerbang magis). Selain itu ada banyak kejadian aneh yang dialami oleh sebagian besar pendaki. Ini dibuktikan dengan banyaknya pendaki yang hilang atau mati saat mendaki ke gunung ini. Berikut adalah misteri Gunung Lawu yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Anda akan melewati kuil Cetho yang dianggap sebagai salah satu titik misterius yang merupakan pintu masuk ke gerbang kerajaan yang tak terlihat
  2. Sepanjang jalan ada pocong buatan yang digantung di pohon karena tempat ini adalah tempat untuk mencari pesugihan
  3. Kadang-kadang, cahaya segi delapan muncul yang dikenal sebagai cahaya gaib
  4. Keberadaan cerita tentang desa yang hilang sampai sekarang belum diketahui keberadaannya hanya tersisa sisa
  5. Ada danau kuning dan Lembung Slayur meskipun tidak aktif tetapi masih mengeluarkan bau belerang yang kuat

Itulah pembahasan mengenai Keindahan GUNUNG LAWU Yang Sangat Langka. Semoga bisa memberikan bermanfaat bagi Anda dan keluarga yang akan berkunjung ya

Keindahan Di GUNUNG PRAU Yang Mengagumkan Jiwa

Keindahan Di GUNUNG PRAU Yang Mengagumkan Jiwa

 foto GUNUNG PRAU

Gunung Prau adalah gunung dengan ketinggian sedang yang terletak di kabupaten Wonosobo, provinsi Jawa Tengah. Dari kota Wonosobo untuk sampai ke kaki Gunung Prau dibutuhkan sekitar 1 jam (informasi lengkap tentang lokasi dan posisi yang akan kita bahas di bawah). Wisata Gunung Prau memiliki ketinggian sekitar 2.500 dari permukaan laut. Sebenarnya Gunung Prau Dieng termasuk dalam 3 kabupaten, yaitu Kendal, Batang dan Wonosobo. Namun akses termudah dan paling ramai ke pendakian adalah dari Kab. Wonosobo.

Di atas gunung Prau, wisatawan bisa melihat lautan rumput yang sangat luas. Keistimewaan dari tur di Gunung Prau itu sendiri selain Sunrise yang terkenal adalah bukit teletubies yang mempesona, ketika matahari telah muncul akan ada gundukan tanah yang terlihat seperti bukit-bukit yang dihiasi dengan rumput lembut di permukaannya.

Rute Pendakian Gunung Prau Dieng

Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Prau Dieng adalah selama musim kemarau. Dan lebih baik jika Anda berencana untuk mendaki di tengah hujan, lebih baik membatalkannya terlebih dahulu. Saat hujan, jalur pendakian ke puncak sangat berlumpur. Dan ini selain membuat suasana panjat tidak nyaman juga bisa membahayakan keselamatan.

Ketika datang ke cuaca berawan / berawan, pemandangan yang bisa dilihat juga tidak akan optimal, karena panorama bentangan pegunungan yang luas ditutupi oleh awan tebal. Untuk sampai ke puncak Gunung Prau Dieng, ada 2 rute alternatif yang bisa ditempuh. Yaitu melalui jalur utara dan selatan.

Jalur Selatan: Rute selatan adalah rute yang melintasi Dataran Tinggi Dieng (Desa Patak Banteng). Jalur ini sangat disarankan jika pendaki yang tidak ingin menghabiskan banyak waktu, karena jarak melalui rute selatan hanya 2 hingga 3 jam perjalanan.

Jalur Utara: Rute utara ditempuh melalui Kab. Kendal. Dapat berangkat dari Desa Gunung Genting, Desa Kenjuran, dan Desa Balong di Kab. Sukoreja. Jarak rute utara lebih lama, lebih atau kurang membutuhkan 6 jam perjalanan.

Jika ingin menikmati matahari terbit, Anda harus berangkat sekitar pukul 01.00 WIB dan mencapai puncak Gunung Prau sekitar pukul 04.00 WIB. Jika ingin menikmati matahari terbenam, Anda harus berangkat sekitar pukul 14.00 WIB dan tiba di puncak Gunung Prau sekitar pukul 17.00 WIB.

Bukit Teletubies

Masih di area yang sama, di Gunung Prau, ada bukit lucu seperti bukit di film Teletubies. Dan karena sangat mirip, bukit itu juga dinamai bukit Teletubies. Rumput hijau dan dataran bukit yang muncul sedang tenggelam, membuat para pelancong nampak enggan berhenti melakukan selfie atau wefies.

Taman Bunga Daisy

Dalam perjalanan ke puncak, setiap pendaki akan melewati taman bunga Daisy. Jika Anda datang dan mendaki puncak Gunung Prau Dieng di musim kemarau, setiap pendaki akan disuguhkan keindahan bunga-bunga indah bermekaran, Daisy.

Lokasi Gunung Prau Dieng

Gunung Prau terletak di dataran tinggi Dieng, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, tepatnya terletak di perbatasan Kab. Kendal dan Kab. Wonosobo. Akses ke lokasi juga relatif mudah, karena banyak transportasi dapat mengantarkan ke lokasi wisata.

Panduan untuk Mendaki Gunung Prau

Seiring dengan maraknya kegiatan pendakian gunung, banyak pendaki – pendaki pemula yang memulai pendakiannya dengan mulai menaklukkan gunung – gunung dengan tingkat kesulitan rendah. Tentu saja hal ini tidak lepas dari karakteristik salah satu gunung yang berada di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Gunung ini disebut Gunung Prau.

Gunung ini, yang memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut, adalah batas antara tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo. Dengan ketinggian yang terbilang rendah, sehingga bukan tanpa alasan para pendaki pemula memilih Gunung Prau. Banyak yang menganggap gunung ini mudah ditaklukkan. Jadi, sangat cocok bagi pendaki pemula untuk mendapatkan pengalaman pendakian pertama mereka di gunung ini. Jika Anda tertarik untuk menaklukkan gunung yang satu ini, Anda perlu tahu beberapa hal tentang Gunung Prau. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Gunung Prau.

Suhu ekstrim

Meskipun gunung ini hanya memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut, gunung ini terletak di titik tertinggi di dataran tinggi Dieng, sehingga suhu di wilayah Gunung Prau akan terasa sangat dingin. Bahkan sebelum Anda memulai kegiatan pendakian, Anda akan merasakan dingin khas dataran tinggi Dieng. Pada puncaknya, suhu udara akan terasa lebih dingin. Sebagai ilustrasi suhu udara dingin di bagian atas Prau, jika Anda merebus air hingga mendidih dan membiarkannya di udara terbuka hanya beberapa menit, maka air akan segera menjadi dingin. Udara dingin di dataran tinggi Dieng akan terasa saat memasuki bulan Juli, Agustus dan September. Dengan ini Anda diharuskan memakai pakaian hangat. Bahkan jika perlu, Anda bisa membawa syal, kaus kaki, dan sarung tangan.

Mempersiapkan Kebutuhan Mendaki Gunung Dengan Baik

Gunung Prau sering dipadati pendaki, terutama saat liburan tiba. Beberapa gunung di Indonesia akan sangat ramai ketika Hari Kemerdekaan Indonesia tiba, yaitu pada 17 Agustus. Sejumlah pendaki ingin merayakan kemerdekaan di beberapa puncak di Indonesia, salah satunya adalah Gunung Prau. Tentu ini menjadi perhatian, karena tidak sedikit pendaki yang masih pemula dan belum berpengalaman ikut serta, oleh karena itu sering dijumpai beberapa pendaki mengalami kecelakaan. Sebagian besar kecelakaan ini disebabkan oleh pendaki yang pingsan, kedinginan, kelelahan, terkilir, dan melepuh.

Untuk menghindari kesalahan yang serupa, menyiapkan segala sesuatunya dengan baik sebelum mendaki adalah wajib. Meski puncak Gunung Prau bisa dicapai hanya dalam beberapa jam, namun saat meremehkan persiapan bisa menjadi kesalahan fatal. Ketentuan utama yang perlu Anda persiapkan selain logistik dan pakaian hangat adalah stamina. Lakukan beberapa hari latihan sebelum memulai pendakian dan pastikan tubuh Anda siap menaklukkan Gunung Prau dan jangan biarkan yang sebaliknya terjadi, yaitu Gunung Prau yang menangkap Anda.

Tentukan Jalur Pendakian

Jalur yang paling sering dilintasi adalah Jalur Bantak Patak di Wonosobo. Jika Anda mendaki melalui rute ini, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan indah di dataran tinggi Dieng dalam bentuk hamparan lahan sayur-sayuran dan tebing-tebing yang curam.

Sesampainya di base camp, Anda akan disambut dengan udara dingin yang menyegarkan. Karena letaknya di dataran tinggi, daerah ini lebih sering tertutup kabut tebal. Anda mungkin tidak dapat melihat puncak Gunung Prau dari base camp karena kabut tebal di daerah ini.

Dari basecamp, perjalanan ke puncak Gunung Prau dimulai dengan melewati gang kecil antara rumah-rumah penduduk yang kemudian menuju ke tanah pertanian. Di awal pendakian, Anda dapat melihat buah segar dan tanaman sayuran di sebelah kanan dan mengirimkannya, seperti karica yang merupakan buah khas Dieng, kentang, tomat, sawi, kubis, terong Belanda, dan cabai Dieng yang khas.

Semakin tinggi Anda memanjat, semakin rendah tampilan akan terlihat lebih kecil. Saat di tanjakan Anda akan memasuki area hutan yang didominasi oleh pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi. Ketika Anda mencapai puncak, Anda akan menemukan area miring yang cukup luas di mana pendaki mendirikan tenda. Dari tempat ini Anda bisa melihat hamparan hijau dataran tinggi Dieng dalam bentuk barisan tanah pertanian, bukit-bukit yang indah, desa-desa yang terlihat cukup kecil, dan keindahan Telaga Warna dari kejauhan.

Pemandangan matahari terbit dari puncak Gunung Prau akan membuat Anda dibius oleh pesonanya. Jika Anda naik ke puncak, Anda harus menyaksikan keindahan alam yang sangat menakjubkan, yaitu ketika matahari muncul di atas awan. Itu juga memperkuat julukan Dieng sebagai negara di atas awan

Itulah pembahasan mengenai Keindahan Di GUNUNG PRAU Yang Mengagumkan Jiwa. Semoga bermanfaat ya