Keindahan Di GUNUNG PRAU Yang Mengagumkan Jiwa

Keindahan Di GUNUNG PRAU Yang Mengagumkan Jiwa

 foto GUNUNG PRAU

Gunung Prau adalah gunung dengan ketinggian sedang yang terletak di kabupaten Wonosobo, provinsi Jawa Tengah. Dari kota Wonosobo untuk sampai ke kaki Gunung Prau dibutuhkan sekitar 1 jam (informasi lengkap tentang lokasi dan posisi yang akan kita bahas di bawah). Wisata Gunung Prau memiliki ketinggian sekitar 2.500 dari permukaan laut. Sebenarnya Gunung Prau Dieng termasuk dalam 3 kabupaten, yaitu Kendal, Batang dan Wonosobo. Namun akses termudah dan paling ramai ke pendakian adalah dari Kab. Wonosobo.

Di atas gunung Prau, wisatawan bisa melihat lautan rumput yang sangat luas. Keistimewaan dari tur di Gunung Prau itu sendiri selain Sunrise yang terkenal adalah bukit teletubies yang mempesona, ketika matahari telah muncul akan ada gundukan tanah yang terlihat seperti bukit-bukit yang dihiasi dengan rumput lembut di permukaannya.

Rute Pendakian Gunung Prau Dieng

Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Prau Dieng adalah selama musim kemarau. Dan lebih baik jika Anda berencana untuk mendaki di tengah hujan, lebih baik membatalkannya terlebih dahulu. Saat hujan, jalur pendakian ke puncak sangat berlumpur. Dan ini selain membuat suasana panjat tidak nyaman juga bisa membahayakan keselamatan.

Ketika datang ke cuaca berawan / berawan, pemandangan yang bisa dilihat juga tidak akan optimal, karena panorama bentangan pegunungan yang luas ditutupi oleh awan tebal. Untuk sampai ke puncak Gunung Prau Dieng, ada 2 rute alternatif yang bisa ditempuh. Yaitu melalui jalur utara dan selatan.

Jalur Selatan: Rute selatan adalah rute yang melintasi Dataran Tinggi Dieng (Desa Patak Banteng). Jalur ini sangat disarankan jika pendaki yang tidak ingin menghabiskan banyak waktu, karena jarak melalui rute selatan hanya 2 hingga 3 jam perjalanan.

Jalur Utara: Rute utara ditempuh melalui Kab. Kendal. Dapat berangkat dari Desa Gunung Genting, Desa Kenjuran, dan Desa Balong di Kab. Sukoreja. Jarak rute utara lebih lama, lebih atau kurang membutuhkan 6 jam perjalanan.

Jika ingin menikmati matahari terbit, Anda harus berangkat sekitar pukul 01.00 WIB dan mencapai puncak Gunung Prau sekitar pukul 04.00 WIB. Jika ingin menikmati matahari terbenam, Anda harus berangkat sekitar pukul 14.00 WIB dan tiba di puncak Gunung Prau sekitar pukul 17.00 WIB.

Bukit Teletubies

Masih di area yang sama, di Gunung Prau, ada bukit lucu seperti bukit di film Teletubies. Dan karena sangat mirip, bukit itu juga dinamai bukit Teletubies. Rumput hijau dan dataran bukit yang muncul sedang tenggelam, membuat para pelancong nampak enggan berhenti melakukan selfie atau wefies.

Taman Bunga Daisy

Dalam perjalanan ke puncak, setiap pendaki akan melewati taman bunga Daisy. Jika Anda datang dan mendaki puncak Gunung Prau Dieng di musim kemarau, setiap pendaki akan disuguhkan keindahan bunga-bunga indah bermekaran, Daisy.

Lokasi Gunung Prau Dieng

Gunung Prau terletak di dataran tinggi Dieng, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah, tepatnya terletak di perbatasan Kab. Kendal dan Kab. Wonosobo. Akses ke lokasi juga relatif mudah, karena banyak transportasi dapat mengantarkan ke lokasi wisata.

Panduan untuk Mendaki Gunung Prau

Seiring dengan maraknya kegiatan pendakian gunung, banyak pendaki – pendaki pemula yang memulai pendakiannya dengan mulai menaklukkan gunung – gunung dengan tingkat kesulitan rendah. Tentu saja hal ini tidak lepas dari karakteristik salah satu gunung yang berada di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Gunung ini disebut Gunung Prau.

Gunung ini, yang memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut, adalah batas antara tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo. Dengan ketinggian yang terbilang rendah, sehingga bukan tanpa alasan para pendaki pemula memilih Gunung Prau. Banyak yang menganggap gunung ini mudah ditaklukkan. Jadi, sangat cocok bagi pendaki pemula untuk mendapatkan pengalaman pendakian pertama mereka di gunung ini. Jika Anda tertarik untuk menaklukkan gunung yang satu ini, Anda perlu tahu beberapa hal tentang Gunung Prau. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Gunung Prau.

Suhu ekstrim

Meskipun gunung ini hanya memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut, gunung ini terletak di titik tertinggi di dataran tinggi Dieng, sehingga suhu di wilayah Gunung Prau akan terasa sangat dingin. Bahkan sebelum Anda memulai kegiatan pendakian, Anda akan merasakan dingin khas dataran tinggi Dieng. Pada puncaknya, suhu udara akan terasa lebih dingin. Sebagai ilustrasi suhu udara dingin di bagian atas Prau, jika Anda merebus air hingga mendidih dan membiarkannya di udara terbuka hanya beberapa menit, maka air akan segera menjadi dingin. Udara dingin di dataran tinggi Dieng akan terasa saat memasuki bulan Juli, Agustus dan September. Dengan ini Anda diharuskan memakai pakaian hangat. Bahkan jika perlu, Anda bisa membawa syal, kaus kaki, dan sarung tangan.

Mempersiapkan Kebutuhan Mendaki Gunung Dengan Baik

Gunung Prau sering dipadati pendaki, terutama saat liburan tiba. Beberapa gunung di Indonesia akan sangat ramai ketika Hari Kemerdekaan Indonesia tiba, yaitu pada 17 Agustus. Sejumlah pendaki ingin merayakan kemerdekaan di beberapa puncak di Indonesia, salah satunya adalah Gunung Prau. Tentu ini menjadi perhatian, karena tidak sedikit pendaki yang masih pemula dan belum berpengalaman ikut serta, oleh karena itu sering dijumpai beberapa pendaki mengalami kecelakaan. Sebagian besar kecelakaan ini disebabkan oleh pendaki yang pingsan, kedinginan, kelelahan, terkilir, dan melepuh.

Untuk menghindari kesalahan yang serupa, menyiapkan segala sesuatunya dengan baik sebelum mendaki adalah wajib. Meski puncak Gunung Prau bisa dicapai hanya dalam beberapa jam, namun saat meremehkan persiapan bisa menjadi kesalahan fatal. Ketentuan utama yang perlu Anda persiapkan selain logistik dan pakaian hangat adalah stamina. Lakukan beberapa hari latihan sebelum memulai pendakian dan pastikan tubuh Anda siap menaklukkan Gunung Prau dan jangan biarkan yang sebaliknya terjadi, yaitu Gunung Prau yang menangkap Anda.

Tentukan Jalur Pendakian

Jalur yang paling sering dilintasi adalah Jalur Bantak Patak di Wonosobo. Jika Anda mendaki melalui rute ini, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan indah di dataran tinggi Dieng dalam bentuk hamparan lahan sayur-sayuran dan tebing-tebing yang curam.

Sesampainya di base camp, Anda akan disambut dengan udara dingin yang menyegarkan. Karena letaknya di dataran tinggi, daerah ini lebih sering tertutup kabut tebal. Anda mungkin tidak dapat melihat puncak Gunung Prau dari base camp karena kabut tebal di daerah ini.

Dari basecamp, perjalanan ke puncak Gunung Prau dimulai dengan melewati gang kecil antara rumah-rumah penduduk yang kemudian menuju ke tanah pertanian. Di awal pendakian, Anda dapat melihat buah segar dan tanaman sayuran di sebelah kanan dan mengirimkannya, seperti karica yang merupakan buah khas Dieng, kentang, tomat, sawi, kubis, terong Belanda, dan cabai Dieng yang khas.

Semakin tinggi Anda memanjat, semakin rendah tampilan akan terlihat lebih kecil. Saat di tanjakan Anda akan memasuki area hutan yang didominasi oleh pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi. Ketika Anda mencapai puncak, Anda akan menemukan area miring yang cukup luas di mana pendaki mendirikan tenda. Dari tempat ini Anda bisa melihat hamparan hijau dataran tinggi Dieng dalam bentuk barisan tanah pertanian, bukit-bukit yang indah, desa-desa yang terlihat cukup kecil, dan keindahan Telaga Warna dari kejauhan.

Pemandangan matahari terbit dari puncak Gunung Prau akan membuat Anda dibius oleh pesonanya. Jika Anda naik ke puncak, Anda harus menyaksikan keindahan alam yang sangat menakjubkan, yaitu ketika matahari muncul di atas awan. Itu juga memperkuat julukan Dieng sebagai negara di atas awan

Itulah pembahasan mengenai Keindahan Di GUNUNG PRAU Yang Mengagumkan Jiwa. Semoga bermanfaat ya