MENGINTIP PESONA KEMEGAHAN “MASJID KUBAH EMAS” di DEPOK

Perjalanan Kami kali ini menuju kawasan Depok-Jawa Barat. Tempat yang Kami kunjungi adalah sebuah Masjid yang bangunannya begitu indah dan megah, “Masjid Dian Al Mahri” atau yang lebih dikenal dengan nama “Masjid Kubah Emas”, yang merupakan Ikon Kota Depok yang sudah terkenal ke seluruh Nusantara bahkan Dunia. —-(Kunjungan Wisata Religi, MT_Al-Istiqomah, Perumahan Chandra Baru_Bekasi, diCeritakan oleh Admin)—-.

Seputar tentang “Masjid Kubah Emas”

Masjid yang dibangun di kawasan Limo, Depok ini selain menjadi tempat ibadah sholat bagi umat muslim sehari-harinya, di kompleks Masjid ini juga menjadi kawasan wisata keluarga dan menarik perhatian banyak orang karena kubahnya yang terbuat dari emas. Selain itu karena luasnya area yang ada dan bebas diakses untuk umum, sehingga tempat ini sering menjadi tujuan liburan keluarga atau hanya sekadar dijadikan tempat beristirahat.

Berkapasitas lebih-kurang 15 ribu orang, “Masjid Kubah Emas” berdiri di atas lahan seluas 70 Hektar, sedangkan luas Masjid adalah 8.000 Meter persegi. Mengusung arsitektur gaya Timur Tengah, Masjid ini pun tampak mewah di bagian dalamnya.

Lima kubah kecil yang mengelilingi Masjid pun turut dihiasi emas. Bukan tanpa alasan, karena angka lima merupakan jumlah dalam Rukun Islam.

Relief di atas tempat Imam Masjid memimpin sholat mengandung emas 18 karat. Lampu gantung utama pun didatangkan langsung dari Italia, yang menyinari ruang utama, dan ruangan fungsional lainnya.

Digunakan sebagai tempat ibadah sehari-hari, “Masjid Kubah Emas” rutin menggelar kegiatan seperti Majelis Taklim hingga Safari Ramadhan. Maka tidak heran, banyak jamaah maupun turis mengunjungi “Masjid Kubah Emas” setiap harinya.

Hal Menarik yang Perlu diKetahui :

  1. **Berkubah Emas**

“Masjid Kubah Emas” Depok benar-benar dilapisi dengan emas. Sebanyak 5 kubah dilapisi emas setebal 2-3 mm. Selain kubah yang dari emas, ada pula relief hiasan di tempat Imam yang terbuat dari emas 18 karat. Sedangkan pagar di lantai 2 dan hiasan di 168 mahkota Masjid terbuat dari sisa emas atau prado.

  1. **Didesain Langsung oleh Pendirinya**

“Masjid Kubah Emas” dibangun oleh “Dian Al Mahri”, seorang pengusaha. “Masjid Dian Al Mahri” atau biasa disebut “Masjid Kubah Emas” dibangun pada April 1999 dan diresmikan pada Desember 2006 di kawasan, Limo, Depok. Masjid ini dibangun dengan gaya arsitektur Timur Tengah. Untuk desain interiornya sendiri, langsung dirancang oleh “Dian Al Mahri”. Lampu gantungnya yang seberat 2,7 Ton pun langsung didatangkan asli dari Austria.

  1. **Makna Struktur Bangunan**

Luas bangunan Masjid sekitar 8.000 Meter persegi dan luas keseluruhan kawasan Masjid sekitar 70 Hektar. Masjid ini mempunyai lima kubah berlapis emas, yang melambangkan Rukun Islam, dan mempunyai enam menara, yang melambangkan Rukun Iman.

  1. **Wisata Religi Favorit**

Desainnya yang megah serta kubahnya dilapisi emas, “Masjid Dian Al Mahri” menjadi tempat wisata di Depok bertema religi paling favorit. Tidak hanya traveler domestik, namun juga menarik perhatian turis asing. Setiap harinya banyak banget orang yang datang ke “Masjid Kubah Emas”. Area Masjid sangat tertata dan memiliki taman-taman cantik. Saat Ramadhan tiba, Masjid ini menjadi tempat bagi warga untuk ngabuburit.

Mengenal Sosok “Dian Al Mahri”

Nama asli Masjid ini adalah “Masjid Dian Al Mahri”, diambil dari nama pendirinya “Dian Juriah Rais binti Muhammad Rais”. Masjid tersebut kemudian dikenal sebagai “Masjid Kubah Emas” karena kubahnya dilapisi oleh emas. Masjid ini tidak hanya dijadikan tempat ibadah tetapi juga sebagai tempat wisata religi oleh masyarakat.

Sosok “Dian Al Mahri” sendiri memang jarang diketahui masyarakat umum sebagai pendiri “Masjid Kubah Emas”. “Dian Al Mahri” adalah seorang pengusaha asal Banten yang memiliki beberapa bisnis, di antaranya tambang minyak bumi di Brunei Darussalam. Bersama suaminya “Maimun Al Rasyid”, di tahun 1996 membeli lahan di kawasan Limo, Depok, yang digunakan untuk membangun “Masjid Kubah Emas”. Perempuan kelahiran 14 Desember 1949 ini memang dikenal giat mensyiarkan agama Islam. Ia memulai dakwahnya dengan mendirikan majelis taklim di rumahnya tahun 1995 yang beranggotakan 25 orang pada awalnya.

Ia memulai pembangunan “Masjid Kubah Emas” pada tahun 1999 dan diresmikan pertama kali untuk sholat Idul Adha pada tahun 2006.

Jenazah “Dian Al Mahri” dikebumikan usai sholat Jum’at. Semoga Almarhumah “Dian Al Mahri” meninggal dalam keadaan Khusnul Khatimah, Aamiin.

 

 

#### EKO WAHYU ####

<<< Tinggal di Bekasi-Jawa Barat >>>

(Hobi Jalan-jalan, Doyan Cuci Mata, Doyan Baca, Doyan Main Game, Doyan Bisnis, Doyan Makan-Minum, Doyan Duit Juga)